<?xml version="1.0" encoding="iso-8859-1"?>
<rss version="2.0">
  <channel>

    <title>Galeri Wayang Pitoyo.com - Kerabat Alengka</title>
    <link>https://pitoyo.com/duniawayang/galery/categories.php?cat_id=21</link>
    <description><![CDATA[Sebuah negri di sisi ujung selatan agak ke tenggara dunia wayang.
Mencapai kejayaan ketika dipimpin oleh raja dari ras bangsa Raksasa, Prabu Rahwana, atau dijuluki Dasamuka.
Negri ini tumpas paska kematian Rahwana. Penduduknya bercerai berai liar di bekas wilayah ini.
Kerabat Alengka adalah para petinggi negri ini, yang masih saudara dan kerabat Rahwana.]]></description>
    <pubDate>Wed, 29 Apr 2026 06:24:10 GMT</pubDate>
    
    <item>
      <title>Kumbakumba</title>
      <link>https://pitoyo.com/duniawayang/galery/details.php?image_id=1144</link>
      <pubDate>Sat, 26 Oct 2013 04:57:29 GMT</pubDate>
      <description><![CDATA[Karakter Raden Kumbakumba, atau juga disebut Kumbaswani, salahsatu putra Kumbakarna dan Dewi Aswani.

gambar diambil dari buku berjudul &quot;Rama&quot; tulisan Kartapradja (Balai Pustaka, 1937).

Corekan wayang dalam catatan buku adalah Kasidi Djatisrono.]]></description>
          <category domain="https://pitoyo.com/duniawayang/galery/categories.php?cat_id=21">Kerabat Alengka</category>
              <author><![CDATA[example@example.com (pitoyo)]]></author>
              <enclosure url="https://pitoyo.com/duniawayang/galery/data/thumbnails/21/kumbakumba_kasidi.jpg" length="9265" type="image/jpeg" />
          <guid isPermaLink="false">https://pitoyo.com/duniawayang/galery/details.php?image_id=1144</guid>
    </item>
    <item>
      <title>Aswanikumba</title>
      <link>https://pitoyo.com/duniawayang/galery/details.php?image_id=1143</link>
      <pubDate>Sat, 26 Oct 2013 04:50:48 GMT</pubDate>
      <description><![CDATA[Karakter Raden Aswanikumba, salahsatu putra Kumbakarna dan Dewi Aswani.

gambar diambil dari buku Ensiklopedi Wayang Indonesia

corekan wayang oleh Sanggar Sedayu.]]></description>
          <category domain="https://pitoyo.com/duniawayang/galery/categories.php?cat_id=21">Kerabat Alengka</category>
              <author><![CDATA[example@example.com (pitoyo)]]></author>
              <enclosure url="https://pitoyo.com/duniawayang/galery/data/thumbnails/21/ASWANIKUMBA_SOLO.jpg" length="9114" type="image/jpeg" />
          <guid isPermaLink="false">https://pitoyo.com/duniawayang/galery/details.php?image_id=1143</guid>
    </item>
    <item>
      <title>Saksa</title>
      <link>https://pitoyo.com/duniawayang/galery/details.php?image_id=1142</link>
      <pubDate>Sat, 26 Oct 2013 04:44:48 GMT</pubDate>
      <description><![CDATA[Karakter Raden Saksa, salah satu putra Rahwana.

gambar diambil dari buku berjudul &quot;Rama&quot; tulisan Kartapradja (Balai Pustaka, 1937).

Corekan wayang dalam catatan buku adalah R. Soelardi.]]></description>
          <category domain="https://pitoyo.com/duniawayang/galery/categories.php?cat_id=21">Kerabat Alengka</category>
              <author><![CDATA[example@example.com (pitoyo)]]></author>
              <enclosure url="https://pitoyo.com/duniawayang/galery/data/thumbnails/21/saksa_soelardi.jpg" length="8567" type="image/jpeg" />
          <guid isPermaLink="false">https://pitoyo.com/duniawayang/galery/details.php?image_id=1142</guid>
    </item>
    <item>
      <title>Banjaranjali</title>
      <link>https://pitoyo.com/duniawayang/galery/details.php?image_id=1113</link>
      <pubDate>Fri, 16 Aug 2013 02:27:16 GMT</pubDate>
      <description><![CDATA[BANJARANJALI adalah putra Prabu Hiranyakasipu, raja pertama negara Alengka dengan perrmaisuri Dewi Nariti, putri Prabu Nasa raja negara Banapura. Ia mempunyai dua orang saudara kandung, masing-masing bernama ; Dewi Kasipi dan Dewi Kistapi.

Banjaranjali menjadi raja negara Alengka menggantikan ayahnya, Prabu Hiranyakasipu yang tewas bersama Prabu Hiranyawreka, raja negara Kasi dalam peperangan di negara Medanggili melawan Maharaja Suman (penjelmaan Sanghyang Wisnyu) raja negara Medangpura. Banjaranjali yang bermaksud menunut balas, dapat dikalahkan dan takluk kepada Maharaja Sunda (penjelmaan Sanghyang Brahma}. Ia kemudian diambil menantu Maharaja Sunda dikawinkan dengan Dewi Bremani, putri Sanghyang Brahma dengan permaisuri Dewi Rarasyati. Demikian pula kedua adiknya, Dewi Kasipi dan Dewi Kistapi diambil menantu oleh Sanghyang Brahma. Dewi Kasipi dikawinkan dengan Bathara Brahmanatiyasa dan Dewi Kistapi dinikahkan dengan Bathara Brahmanayana.

Dari perkawinannya dengan Dewi Bremani, Prabu Banjaranjali memperoleh seorang putri yang diberi nama Dewi Bremaniwati, yang setelah dewasa menikah dengan Banjaransari yang turun temurun menurunkan raja-raja negara Alengka.

Sumber gambar: Ensiklopedi Wayang Indonesia
sumber artikel: www.pdwi.org
courtesy: Harmanto]]></description>
          <category domain="https://pitoyo.com/duniawayang/galery/categories.php?cat_id=21">Kerabat Alengka</category>
              <author><![CDATA[example@example.com (pitoyo)]]></author>
              <enclosure url="https://pitoyo.com/duniawayang/galery/data/thumbnails/21/BANJARANJALI_SOLO.jpg" length="10483" type="image/jpeg" />
          <guid isPermaLink="false">https://pitoyo.com/duniawayang/galery/details.php?image_id=1113</guid>
    </item>
    <item>
      <title>Sumali</title>
      <link>https://pitoyo.com/duniawayang/galery/details.php?image_id=1112</link>
      <pubDate>Fri, 16 Aug 2013 02:18:02 GMT</pubDate>
      <description><![CDATA[Prabu Sumali adalah putra Prabu Suksara, raja raksasa negara Alengka dengan permaisuri Dewi Subakti. Ia mempunyai adik kandung bernama Ditya Maliawan. Prabu Sumali menjadi raja negara Alengka menggantikan kedudukan ayahnya, Prabu Suksara yang mengundurkan diri hidup sabagai brahmana.

Prabu Sumali adalah raja Aditya yang berwatak brahmana. Ia memerintah negara dengan arif dan bijaksana, adil dan jujur. Prabu Sumali menikah dengan Dewi Desidara, seorang hapsari keturunan Bathara Brahma dari permaisuri Dewi Sarasyati. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra masing-masing bernama ; Dewi Sukesi dan Prahasta.

Atas desakan Ditya Jambumangli, putra Ditya Maliawan, Prabu Sumali menyelenggarakan sayembara tanding untuk mencari jodoh bagi putrinya, Dewi Sukesi. Sayembara itu dimenangkan oleh Resi Wisrawa dari pertapaan Girijembatan wilayah negara Lokapala setelah menewaskan Ditya Jambumangli, dan berhasil menjabarkan ilmu “Sastra Harjendra Yuningrat” atas permintaan Dewi Sukesi.

Setelah usianya lanjut dan merasa tak mampu lagi menangani pemerintahan negara, Prabu Sumali kemudian menyerahkan kekuasaan kerajaan Alengka kepada cucunya, Rahwana, putra Dewi Sukesi dengan Wisrawa. Prabu Sumali meninggal setelah peristiwa pembakaran istana Alengka oleh Anoman.

sumber gambar: Ensiklopedi Wayang Indonesia
sumber artikel: wayang.wordpress.com
courtesy: Harmanto, Dewi Kirana Wu]]></description>
          <category domain="https://pitoyo.com/duniawayang/galery/categories.php?cat_id=21">Kerabat Alengka</category>
              <author><![CDATA[example@example.com (pitoyo)]]></author>
              <enclosure url="https://pitoyo.com/duniawayang/galery/data/thumbnails/21/SUMALI_SOLO.jpg" length="8094" type="image/jpeg" />
          <guid isPermaLink="false">https://pitoyo.com/duniawayang/galery/details.php?image_id=1112</guid>
    </item>
    <item>
      <title>Dentawilukrama</title>
      <link>https://pitoyo.com/duniawayang/galery/details.php?image_id=1111</link>
      <pubDate>Fri, 16 Aug 2013 01:22:21 GMT</pubDate>
      <description><![CDATA[DENTAWILUKRAMA adalah putra kedua (bungsu) Arya Wibisana dari negara Alengka dengan Dewi Triwati, seorang hapsari keturunan Sanghyang Taya. Ia mempunyai kakak kandung bernama Dewi Trijata yang menjadi isteri Resi Jembawan dan tinggal di pertapaan Gadamadana.

Pada waktu terjadi perang Alengka, negara Alengka diserbu balatentara kera Prabu Rama di bawah pimpibnan Narpati Sugriwa, raja kera kerajaan Gowa Kiskenda, Dentawilikrama masih kecil. Ia tinggal bersama ibunya, Dewi Triwati di kesatrian Antarapura. Setelah berakhirnya perang Alengka dan ayahnya, Arya Wibisana dinobatkan menjadi raja negara Alengka yang pusat pemerintahnanya dipindahkan ke Singgela, Dentawilukrama ditetapkan sebagai putra mahkota kerajaan Singgela.

Setelah Prabu Wibisana mundur dari tampuk pemerintahan dan hidup sebagai brahmana, Dentawilukrama dinobatkan sebagai raja negara Singgela, bergelar Prabu Bisawarna. Ia berumur panjang, hidup sampai jaman Mahabhrata (Pandawa-Kurawa). Prabu Bisawarna mewarisi upacara kerajaan/keprabon (Jawa) pusaka peninggalan Sri Ramawijaya yang berupa ; Balai Kencana Saka Domas, yaitu balai Sri Rama waktu bersingasana di Suwelagiri (balai dibuat dari emas yang bertiang delapan ratus), dan kereta bernama Jatasura berkuda yaksa/raksasa, yaitu kereta Sri Rama pada waktu perang tanding melawan Prabu Dasamuka. Kedua pusaka tersebut pernah dipinjam Pandawa pada waktu perkawinan Arjuna dengan Dewi Sumbadra.

Prabu Bisawarna meninggal dalam usia lanjut. Jenazahnya dimakamkan di gunung Kutarunggu. Di sebelah makam Prabu Rama, Laksmana dan Arya Wibisana.

sumber gambar: Ensiklopedi Wayang Indonesia
sumber artikel: www.pdwi.org
courtesy: Harmanto]]></description>
          <category domain="https://pitoyo.com/duniawayang/galery/categories.php?cat_id=21">Kerabat Alengka</category>
              <author><![CDATA[example@example.com (pitoyo)]]></author>
              <enclosure url="https://pitoyo.com/duniawayang/galery/data/thumbnails/21/DENTAWILUKRAMA_SOLO.jpg" length="8515" type="image/jpeg" />
          <guid isPermaLink="false">https://pitoyo.com/duniawayang/galery/details.php?image_id=1111</guid>
    </item>
    <item>
      <title>Dewi Aswani</title>
      <link>https://pitoyo.com/duniawayang/galery/details.php?image_id=1102</link>
      <pubDate>Tue, 16 Jul 2013 04:51:33 GMT</pubDate>
      <description><![CDATA[DEWI ASWANI adalah bidadari Suralaya keturunan Sanghyang Triyarta. Oleh Sanghyang Manikmaya/Bathara Guru ia bersama dua bidadari lainnya, yaitu Dewi Tari – putrid Sanghyang Indra, dan Dewi Triwati, dianugerahkan kepada Prabu Dasamuka/Rahwana bersauadara sebagai sarana perdamaian atas kekalahan para dewa menghadapi serangan putra-putra Alengka.

Dewi Aswani menikah dengan Arya Kumbakarna, putra kedua Resi Wisrawa dengan Dewi Sukesi. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra, masing-masing bernama ; Ditya Aswanikumba dan Ditya Kumbaswani (Kumba-kumba --- pedalangan Jawa).

Dewi Aswani tinggal di kesatrian/Negara Leburgangsa. Setelah berakhirnya perang Alengka dimana Kumbakana tewas dalam peperangan melawan Ramawijaya dan Laksmana, Dewi Aswani kembali ke Suralaya hidup sebagai bidadari.

Sumber gambar: Ensiklopedi Wayang Indonesia
Sumber artikel: Senawangi
courtesy: Harmanto]]></description>
          <category domain="https://pitoyo.com/duniawayang/galery/categories.php?cat_id=21">Kerabat Alengka</category>
              <author><![CDATA[example@example.com (pitoyo)]]></author>
              <enclosure url="https://pitoyo.com/duniawayang/galery/data/thumbnails/21/dewi_aswani.jpg" length="7973" type="image/jpeg" />
          <guid isPermaLink="false">https://pitoyo.com/duniawayang/galery/details.php?image_id=1102</guid>
    </item>
    <item>
      <title>Trimurda</title>
      <link>https://pitoyo.com/duniawayang/galery/details.php?image_id=309</link>
      <pubDate>Sat, 07 Feb 2009 16:34:47 GMT</pubDate>
      <description><![CDATA[Trimurda adalah salah satu suami Sarpakenaka.]]></description>
          <category domain="https://pitoyo.com/duniawayang/galery/categories.php?cat_id=21">Kerabat Alengka</category>
              <author><![CDATA[example@example.com (pitoyo)]]></author>
              <enclosure url="https://pitoyo.com/duniawayang/galery/data/thumbnails/21/trimurda.jpg" length="10323" type="image/jpeg" />
          <guid isPermaLink="false">https://pitoyo.com/duniawayang/galery/details.php?image_id=309</guid>
    </item>
    <item>
      <title>Pratalamaryam</title>
      <link>https://pitoyo.com/duniawayang/galery/details.php?image_id=308</link>
      <pubDate>Sat, 07 Feb 2009 16:33:10 GMT</pubDate>
      <description><![CDATA[Pratalamaryam adalah putra Rahwana yang lain dari seorang selir. Dia menjadi ksatria senapati saat perang melawan Ayodya.]]></description>
          <category domain="https://pitoyo.com/duniawayang/galery/categories.php?cat_id=21">Kerabat Alengka</category>
              <author><![CDATA[example@example.com (pitoyo)]]></author>
              <enclosure url="https://pitoyo.com/duniawayang/galery/data/thumbnails/21/pratalamaryam.jpg" length="10201" type="image/jpeg" />
          <guid isPermaLink="false">https://pitoyo.com/duniawayang/galery/details.php?image_id=308</guid>
    </item>
    <item>
      <title>Trinetra</title>
      <link>https://pitoyo.com/duniawayang/galery/details.php?image_id=307</link>
      <pubDate>Sat, 07 Feb 2009 16:31:27 GMT</pubDate>
      <description><![CDATA[Trinetra adalah putra Rahwana yang lain dari seorang selir. Dia menjadi ksatria senapati saat perang melawan Ayodya.]]></description>
          <category domain="https://pitoyo.com/duniawayang/galery/categories.php?cat_id=21">Kerabat Alengka</category>
              <author><![CDATA[example@example.com (pitoyo)]]></author>
              <enclosure url="https://pitoyo.com/duniawayang/galery/data/thumbnails/21/trinetra_solo.jpg" length="13054" type="image/jpeg" />
          <guid isPermaLink="false">https://pitoyo.com/duniawayang/galery/details.php?image_id=307</guid>
    </item>

  </channel>
</rss>