<?xml version="1.0" encoding="iso-8859-1"?>
<rss version="2.0">
  <channel>

    <title>Galeri Wayang Pitoyo.com - Wayang Purwa Kadewatan</title>
    <link>https://pitoyo.com/duniawayang/galery/categories.php?cat_id=1</link>
    <description><![CDATA[Tokoh-tokoh pada Kisah awal cerita dunia wayang. Kisah yang bertutur lebih banyak pada kehidupan bangsa Dewa.
Sebagian besar tokoh di era ini akan tetap muncul di jaman-jaman Dunia Wayang berikutnya.]]></description>
    <pubDate>Wed, 17 Jun 2026 13:47:39 GMT</pubDate>
    
    <item>
      <title>Limbuk</title>
      <link>https://pitoyo.com/duniawayang/galery/details.php?image_id=202</link>
      <pubDate>Thu, 29 Jan 2009 13:42:17 GMT</pubDate>
      <description><![CDATA[Anak semata wayang Cangik. Seorang pengasuh yang selalu mengiringi putri yang membutuhkannya. Bisa muncul begitu saja, dan pergi juga begitu saja bila sudah tidak dibutuhkan.
Hidup begitu lama, dari sejak Jaman Purwacarita sampai kejayaan Parikesit.]]></description>
          <category domain="https://pitoyo.com/duniawayang/galery/categories.php?cat_id=1">Wayang Purwa Kadewatan</category>
              <author><![CDATA[example@example.com (pitoyo)]]></author>
              <enclosure url="https://pitoyo.com/duniawayang/galery/data/thumbnails/1/limbukrev.jpg" length="9578" type="image/jpeg" />
          <guid isPermaLink="false">https://pitoyo.com/duniawayang/galery/details.php?image_id=202</guid>
    </item>
    <item>
      <title>Cangik</title>
      <link>https://pitoyo.com/duniawayang/galery/details.php?image_id=201</link>
      <pubDate>Thu, 29 Jan 2009 13:39:06 GMT</pubDate>
      <description><![CDATA[Sebuah pribadi yang dipenuhi misteri. Seorang perempuan tua yang seolah muncul begitu saja, hidup begitu lama.
Dia selalu saja tiba-tiba berada menjadi pengasuh bagi putri-putri istana.
Dan pergi begitu saja entah kemana.
Bersama anaknya, Limbuk. Dia bisa menebar ketenangan secara mistis bagi para putri yang diasuhnya.]]></description>
          <category domain="https://pitoyo.com/duniawayang/galery/categories.php?cat_id=1">Wayang Purwa Kadewatan</category>
              <author><![CDATA[example@example.com (pitoyo)]]></author>
              <enclosure url="https://pitoyo.com/duniawayang/galery/data/thumbnails/1/cangik_rev.jpg" length="17383" type="image/jpeg" />
          <guid isPermaLink="false">https://pitoyo.com/duniawayang/galery/details.php?image_id=201</guid>
    </item>
    <item>
      <title>Manikmaya</title>
      <link>https://pitoyo.com/duniawayang/galery/details.php?image_id=200</link>
      <pubDate>Thu, 29 Jan 2009 13:36:09 GMT</pubDate>
      <description><![CDATA[Manikmaya, yang kemudian menjadi pemimpin bangsa dewa bergelar Batara Guru.
Sebuah individu yang unik, karena merasa dirinya sebagai makhluk yang istimewa dimata Sang Pencipta. Seperti bangsa Dewa lainnya, hampir tidak memiliki emosi dalam memutuskan banyak hal, terutama menyangkut makhluk di dunia wayang.
Suatu ketika dia bisa memberi berkah kepada dunia wayang, namun suatu ketika bisa mencipta tragedi. Dan itu semua dilakukan dengan raut wajah datar.
Seolah itu semua wajar, bagian dari sebuah jalan kehidupan yang harus dilalui.]]></description>
          <category domain="https://pitoyo.com/duniawayang/galery/categories.php?cat_id=1">Wayang Purwa Kadewatan</category>
              <author><![CDATA[example@example.com (pitoyo)]]></author>
              <enclosure url="https://pitoyo.com/duniawayang/galery/data/thumbnails/1/guru_solo.jpg" length="31673" type="image/jpeg" />
          <guid isPermaLink="false">https://pitoyo.com/duniawayang/galery/details.php?image_id=200</guid>
    </item>
    <item>
      <title>Ismaya</title>
      <link>https://pitoyo.com/duniawayang/galery/details.php?image_id=199</link>
      <pubDate>Thu, 29 Jan 2009 13:31:38 GMT</pubDate>
      <description><![CDATA[Batara Ismaya, yang kemudian menempuh jalan kematian menjadi seorang bangsa Manusia bernama Semar Badranaya dan mengabdi sepanjang hidupnya.
Mengabdi kepada kebenaran, mengabdi kepada Sang Pencipta.]]></description>
          <category domain="https://pitoyo.com/duniawayang/galery/categories.php?cat_id=1">Wayang Purwa Kadewatan</category>
              <author><![CDATA[example@example.com (pitoyo)]]></author>
              <enclosure url="https://pitoyo.com/duniawayang/galery/data/thumbnails/1/semar_kyai_inten.jpg" length="22652" type="image/jpeg" />
          <guid isPermaLink="false">https://pitoyo.com/duniawayang/galery/details.php?image_id=199</guid>
    </item>
    <item>
      <title>Tejamaya</title>
      <link>https://pitoyo.com/duniawayang/galery/details.php?image_id=198</link>
      <pubDate>Thu, 29 Jan 2009 13:29:40 GMT</pubDate>
      <description><![CDATA[Sang Hyang Tejamaya atau juga disebut Antaga, adalah cikal bakal kisah dunia wayang. 
Menempuh jalan kematian menjadi Togog, yang membimbing para pemimpin tanah sabrang, di wilayah Atas Angin.]]></description>
          <category domain="https://pitoyo.com/duniawayang/galery/categories.php?cat_id=1">Wayang Purwa Kadewatan</category>
              <author><![CDATA[example@example.com (pitoyo)]]></author>
              <enclosure url="https://pitoyo.com/duniawayang/galery/data/thumbnails/1/togog_solo_tejamaya.jpg" length="12563" type="image/jpeg" />
          <guid isPermaLink="false">https://pitoyo.com/duniawayang/galery/details.php?image_id=198</guid>
    </item>

  </channel>
</rss>