Pencarian selanjutnya
 
User Terdaftar

Username:

Password:

Log in otomatis pada kunjungan berikutnya?

» Lupa password
» Regristrasi
Random tayangan

Bagong
Bagong
Seni Kriya Wayang
Komentar: 0


Tentang Pitoyo Amrih

Pitoyo Amrih

NovelWayang PitoyoAmrih


Flag counters!

 

 

Donate 5 USD to contribute on building the valuable content about Wayang Indonesia to this Galeri Wayang site

loading...

Wayang Demak (1478)




Pada masa syiar Islam di kerajaan Demak, lukisan wayang Beber yang menggambarkan roman muka manusia dianggap tidak sesuai dengan ajaran Islam. Sehingga kurang mendapat perhatian oleh masyarakat Islam dan lenyaplah wayang Beber tersebut dari daerah kerajaan Demak. Kemudian para Wali menciptakan wayang purwa dari kulit yang ditatah dan disungging bersumber pada wayang zaman Prabu Jayabaya. Bentuk wayang diubah sama sekali, sehingga badan ditambah panjangnya, tangan-tangan memanjang hampir mendekati kaki. Selain itu leher, hidung, pundak dan mata diperpanjang supaya menjauhi bentuk manusia. Yang tinggal hanya gambaran watak manusia yang tertera pada bentuk wayang purwa tadi. Hal ini dilakukan pada tahun 1518 (1440 Caka, dengan sengkalan: sirna suci caturing dewa).
Dan pada tahun 1511 (1433 Caka, dengan sengkalan: geni murub siniraming wong), semua wayang Beber beserta gamelanya diangkut ke Demak, setelah kerajaan Majapahit runtuh pada tahun 1478. Dari uraian tersebut di atas dapat disimpulkan bahwa wayang Kulit Purwa seperti yang kita lihat sekarang ini merupakan penjelmaan dari hasil
ciptaan para Wali Sanga di abad ke-XVI. (Hits: 8129)


 

NovelWayang PitoyoAmrih

 



 


Terdapat: 0 tayangan dalam 0 halaman. Tampilan: tayangan 0 sampai 0.
Urutkan tayangan berdasar   Dari A (kecil) Dari Z (besar)  


Tak ada tayangan dalam kategori ini.




Tayangan tiap halaman: 

 

 

RSS Feed: Wayang Demak (1478) (Tayangan baru)

Wayang Pedia