Kamis, 09 Sept 2010

Pencari Google



ONLINE STORE




BISNIS & INVESTASI

Login
Home
Tentang Wayang
Pitoyo Dotcom Webstore
Klipping Berita Terkini
Artikel
Kolom
Tentang Saya
Foto Galeri
Telusuri Buku-buku Pitoyo Amrih
Cari cuplikan buku Pitoyo Amrih:


Buku Pitoyo Amrih


Kids Science
Statistik Pitoyo.com


Related Link


Kunjungi profil Pitoyo Amrih sebagai Goodreads Author


Kunjungi profil saya


Meet me on Facebook









Artikel/Kolom / Dunia Pendidikan
Pendidikan dan Peran Perempuan
By Aprilia Lestari
Thursday, 29-April-2010, 22:26:48 212 clicks Send this story to a friend Printable Version Langganan Artikel Pitoyo Dotcom
Hiruk pikuk dunia pendidikan kita. Baru saja pengumuman kelulusan Ujian Nasional untuk SMU dirayakan (atau ditangisi), menunggu pengumuman kelulusan di jenjang yang lain dan antrian mendaftar ke tingkat pendidikan yang lebih tinggi. Bukan saja para pelajar yang bersangkutan yang sibuk, tetapi terutama para orang tua mereka. Mungkin para orang tua justru sudah merencanakan pendidikan anak-anaknya sebelum anak anak mereka sendiri sadar dengan cita citanya. Di Indonesia prosentase bapak yang berperan sebagai pencari nafkah utama dalam keluarga masih tinggi, sekitar 70% dibandingkan dengan ibu. Artinya, mayoritas, kepada ibulah pendidikan anak dipercayakan.
Pernah ada anggapan bahwa anak perempuan lebih rajin daripada anak laki-laki sehingga lebih banyak berprestasi dalam pendidikan akademisnya. Sebetulnya anggapan tersebut sulit diberlakukan secara umum. Tetapi mungkin ada anggapan lain yang tidak jauh berbeda tetapi sepertinya lebih tepat. Seorang anak laki-laki memerlukan motivasi yang lebih kuat daripada anak perempuan untuk belajar. Dia harus mempunyai cita-cita yang jelas, seperti, mau sekolah kedokteran dan menjadi dokter spesialis mata, atau merasa harus masuk ITB karena kakak-kakak dan sepupu-sepupunya semua masuk ITB, atau sangat ingin menjadi pengacara yang hebat. Demi semua cita-cita itu seorang anak laki-laki mau belajar dengan tekun. Sedangkan bagi seorang anak perempuan yang tekun, belajar hanya untuk belajar saja sudah cukup.

Lalu bagaimana jika ketekunan itu sendiri terkikis atau hilang sama sekali dari diri pelajar perempuan. Ini tentu ada penyebabnya. Menurut riset, pada dekade ini jauh lebih banyak informasi yang diserap oleh memori otak seorang anak dalam sehari, daripada dekade lalu. Mudahnya, terlalu banyak yang dilihat dan didengar seorang anak sehingga memenuhi memori, bahkan tak jarang juga menguras emosi. Sepertinya otak seorang anak terlalu sibuk sehingga kehilangan sifat tekun pada dirinya. Akibatnya banyak anak perempuan yang enggan belajar dan berprestasi.

Tetapi bukankah banyak perempuan sekarang yang berhasil menduduki jabatan-jabatan tinggi? Baik di pemerintahan maupun di perusahaan-perusahaan. Ternyata, mereka kebanyakan adalah perempuan yang mempunyai cita-cita. Hanya dengan menambahkan ‘cita-cita yang jelas dan spesifik’ dalam pikiran seorang anak perempuan maka dia dapat menemukan kembali ketekunannya.

Sebetulnya, banyak juga di antara para perempuan jaman sekarang ini yang tidak mempunyai cita-cita. Tidak ingin menjadi apa-apa, merasa tidak sanggup bersaing, sehingga semangat belajar menurun dan enggan melanjutkan sekolah. Inilah poin yang mempengaruhi peran ibu yang disebutkan di awal. Menjadi seorang istri ataupun ibu yang berpendidikan sangatlah penting. Seperti yang telah disebutkan juga, perempuan adalah orang yang diamanati pendidikan anak-anaknya. Bukan hanya itu, ibu juga orang yang diajak berdiskusi oleh anak-anaknya, tentang teman-teman, tentang apa yang dialami, tentang masalah yang dihadapi, tentang sekolah, tentang guru, yang tak jarang diakhiri dengan pertanyaan: Apa yang sebaiknya saya lakukan, Bu? Untuk menjawab pertanyaan ini tentu memerlukan seorang yang mempunyai background knowledge yang cukup dan meyakinkan jika mengambil keputusan. Seorang ibu yang berpendidikan akan cenderung memberi jawaban dan cara menjawab yang lebih baik. Bukankah motivasi ini saja sudah cukup bagi seorang perempuan untuk belajar dan berprestasi secara akademis? Tidak berlebihan jika dikatakan perempuan merupakan tulang punggung pendidikan. Bagaimana cara ibu ‘menyajikan pendidikan’ untuk anaknya, begitulah seorang anak akan terdidik.


Aprilia Sakti Kusumalestari
 
SocialTwist Tell-a-Friend
Artikel/Kolom Dunia Pendidikan lainnya
.Dunia Sekolahku
.Indonesian Educational Dignity
.Ujian Kesetaraan
.Narkoba sebagai Penghambat dalam Proses Pendidikan
.Menjadi Pembelajar dalam Proses Pendidikan
.Memaknai 2 Mei sebagai Hari Pendidikan Nasional
.Guru (digugu lan ditiru)
.Memilih Sekolah untuk Anak : Dasar & Menengah
.Sekolah Rumah, Solusi dari Beberapa Masalah Pendidikan
.Homeschooling dan Motivasi Homeschoolers
Discussion
Latest Post
. JUAL:BLACKBERRY BOLD 9700...
. JUAL:APPLE IPHONE 4G 32GB...
. $$$[Serius only & terbata...
. WTS: Unlocked Apple iPhon...
. WTS: Brand New Unlocked B...
Latest Response
. Jual Tiket WS 2009 MURAH
. Jual Tiket WS 2009 MURAH
. ###DIBANTU MODAL AWAL S/D...
. Penting
. Jual : Baru Nokia N97 32G...
Iklan Baris
Iklan Terbaru
. MINYAK HABBATUSSAUDA EXTRAFIT ...
. MERUBAH sebuah BL OG menjadi P...
. Bisnis 100% Gratis Hasil Fanta...
. dijual cepat honda tiger 2000 ...
. BELAJAR SEO & BAGAIMANA MENING...
. kini rokok diharamkan
. ingin jadi jutawan internet???...
. Download Film Gratis!!! kualit...
. jual herbal yangbisa berhentii...
. Jual CD cara memperbesar penis...
. BISNIS MUDAH, HA SIL MELIMPAH,...
. TERAPI ROKOK, ANDA INGIN BERHE...
. Buku Service PS2 berbahasa Ind...
. STOP ROKOK DENGAN HERBAL
. UJIAN PAKET C
. UJIAN PAKET C
. MENERIMA PENDAFTARAN SISWA DAN...
. cari ijazah negara SD SMP SMA
. cari ijazah negara SD SMP SMA
. jual herbal arab, indonesia, k...
Apa Kabar Dunia
Advertising

Adsense Indonesia


Buku Erlangga for Kids





powered by eNdonesia 8.3, designed and engineered by pitoyo.com
Kirim kritik, komentar atau saran tentang web-sites ini ke  webmaster@pitoyo.com  
Copyright © 2005 www.pitoyo.com

Pitoyo Dotcom | Cemani Indah D-22, Cemani, Grogol, Sukoharjo, Solo 57552 | HP (SMS only) 08122972783; 08112639751; 08122659684 | phone/fax : +62-271-631671


View Pitoyo Dotcom in a larger map