|  |
 |
 |
Mengapa kita harus memiliki amarah?
Mengapa kita harus memiliki rasa kecewa? adakah itu semua ada sebagai pertanda
bahwa kita manusia adalah orang yang lemah dan merugi?
Ribuan generasi sudah orang belajar, ternyata kita juga tak kunjung pandai.
Masih ada peperangan di sekitar kita, masih ada pembunuhan di sekitar kita.
Bahkan terkadang itu semua tak jauh dari kita, terkadang masih saja ada
kekerasan dalam lingkungan dan keluarga kita...
Untuk apa itu semua..?
Dunia wayang menceritakan puluhan generasi, ribuan tokoh dan karakter. Ada
kesedihan, ada kebahagiaan, ada dendam dan amarah, ada nasihat, ada kejahatan
ada kebijaksanaan. Ada pertumpahan darah yang tak kunjung reda, membunuh saudara
sendiri, lebih mementingkan harta daripada anaknya, lebih mementingkan martabat
daripada istrinya, ..ternyata sama seperti kita. Dan perang dahsyat yang terjadi
juga pun terjadi antara saudara. Sama seperti kita yang semua bersaudara..
Maukah kita belajar darinya..?
Maukah kita bercermin darinya...?
Perjalanan imaginer saya telah membawa saya ke Dunia Wayang, saya pulang membawa
cermin itu kepada anda..
pitoyo
|