Bayangkan suatu saat rumah anda butuh Air Conditioner (AC). Sebentar browsing sana-sini perihal merk type AC. Tanya harga ke beberapa toko. Dan saat kemampuan beli ada, uang muka anda berikan, maka bisa jadi esok hari barang sudah datang. Orang yang datang hampir pasti tidak sekedar para pengantar barang. Mereka juga mampu memasang, mengisi freon, cek pengoperasian. Cukup dinginkah? Beberapa saat kemudian mereka pun mengajarkan kepada anda bagaimana cara mengoperasikan AC. Tombol ini berfungsi itu, tombol itu fungsinya ini, dan sebagainya. Sisa pembayaran pun dilunasi dan selamat tinggal, mereka pergi. Anda menggunakan dan juga tentunya anda harus merawat karena anda pasti tak ingin saat akan memanfaatkannya, AC justru ngadat. Memang ada garansi, dan pada dasarnya paham hak dan kewajiban akan garansi pun sebenarnya bagian dari kegiatan merawat.

Lalu, bagaimana bila kisah tentang AC ini kita tarik kepada semua mesin. Apa saja. Terutama pada mesin-mesin yang secara fungsi melakukan kegiatan ekonomi. Namanya kegiatan ekonomi tentunya harus ekonomis, memberi nilai tambah. Apa yang anda keluarkan untuk mesin harus tidak lebih dari apa yang anda dapat atas keberadaan dan bekerjanya mesin. Sehingga pertanyaan mendasar kemudian apa yang perlu kita lakukan sehingga mesin memang benar-benar memberi nilai tambah keekonomisannya.

Selengkapnya: Kisah Perjalanan Mesin

Page 4 of 4

Ada sebuah perusahaan fiktif bernama PT MAJU. Perusahaan ini memproduksi air mineral dalam kemasan gelasplastik. Mesin yang dimiliki perusahaan ini adalah mesin pembentuk gelas plastik sekaligus mengisi air mineral, sebanyak dua unit.

Bulan ini pesanan begitu meningkat. Bagian pemasaran yang telah berhasil melakukan promosi membuat bagian produksi jungkir-balik selama dua puluh empat jam menjalankan mesinnya untuk mengejar permintaan bagian pemasaran. Dan sudah terlihat di depan mata, bulan depan pesanan bagian pemasaran naik 30 % dari bulan sekarang. Sementara bulan ini mesin telah jalan siang malam, bahkan minggu pun masuk untuk mengejar kekurangannya.

“Gila! Harus segera saya usulkan membeli satu unit mesin lagi untuk mengejar permintaan bulan depan,” teriak Pak Joni, sang kepala produksi. “Dan awal bulan depan mesin itu sudah di sini..!” imbuhnya.   ...selengkapnya

Bookmark This

Follow Us

Powered by CoalaWeb

 

KupasPitoyo, KumpulanTulisan Pitoyo Amrih, yang juga berbicara tentang Pemberdayaan Diri, ..pemberdayaan berkesinambungan bagi diri sendiri, keluarga, dan bangsa... khususnya melalui budaya... selengkapnya..

Pitoyo Amrih.... terlibat aktif dalam perumusan penerapan konsep-konsep TPM (Total Productive Maintenance) di perusahaan tempatnya bekerja. Juga pernah memimpin kajian dan penerapan rumusan OEE (Overall Equipment Effectiveness) yang bisa.....  ...selengkapnya