Dua istilah pada alat ukur dan urusan ukur mengukur ini cukup menarik. Dalam bahasa Inggris merupakan dua terminologi dengan definisinya masing-masing yang berbeda. Sedang bila anda tanyakan pada mereka yang biasa mengukur, umumnya akan menerjemahkan keduanya dengan arti yang sama: rentang!

Pengertian dua hal ini sebenarnya tak sulit-sulit amat:

Range adalah rentang, hmm,.. terpaksa saya harus mengartikannya demikian, tapi penjelasannya kurang lebih misal anda memiliki alat ukur thermometer batang, di angka skala terendah terlihat bilangan 20 C sedang pada angka tertinggi ditulis 100 C. Maka Range alat ukur tersebut adalah 20 C - 100 C. Besaran range selalu ditulis dua bilangan, yaitu antara bilangan terkecil ukur berapa sebagai batas minimal alat ukur itu mampu menunjukan pengukurannya. Dan bilangan terbesar ukur sebagai batas maksimal alat ukur itu mampu memperlihatkan hasil pengukurannya.

Span untuk alat ukur yang sama di atas memiliki angka 80 C. Yaitu 100 dikurangi 20. Disinilah letak beda kedua istilah itu. Walau keduanya diterjemahkan dengan satu kata yaitu rentang, untuk Range harus ditunjukkan dengan dua angka sebagai rentang pengukuran alat ukur tersebut. Sedang Span ditunjukkan dengan satu angka, yaitu selisih maksimal penunjukkan dikurang minimal penunjukkan sebagai rentang-nya.

Mengapa hal ini penting dibedakan? Taruh kata saya memiliki dua alat ukur tekanan, yang satu memiliki Range: 10 bar - 20 bar, sementara alat ukur satunya memiliki Range: 5 bar - 15 bar. Anda lihat kedua alat ukur ini memiliki Range yang berbeda, tapi keduanya memiliki Span yang sama yaitu 10 bar! Suatu saat anda butuh alat ukur tekanan yang secara operasional akan memonitor tekanan antara 9 bar dan 10 bar. Maka ketika Span 10 bar menjadi pilihan, tentunya pilihan Range: 5 bar - 15 bar akan lebih baik.

Contoh lain pentingnya pengertian ini adalah pada saat -bila mungkin anda pernah mendengar- zero and span adjustment. Bila sebuah alat ukur juga dilengkapi fasilitas untuk melakukan adjustment, setelah melakukan proses kalibrasi dimana kita akan mendapat angka koreksi, maka besar angka koreksi itu akan kita pakai sebagai acuan besar adjustment yang akan dilakukan kepada alat ukur. Zero and span adjustment adalah istilah yang menjelaskan dimana adjustment paling tidak dilakukan pada titik zero (dalam hal ini adalah titik minimal Range - tidak selalu angkanya nol) dan pada titik span. Yaitu pada titik maksimal Range.

Seperti yang saya utarakan diatas, zero adjustment tidak selalu berarti adjustment di titik nol. Untuk alat ukur dengan Range: 5 bar - 15 bar, zero adjustment dilakukan pada titik 5 bar. Ada istilah yang umum dipakai para praktisi bagi zero adjustment yang dilakukan tidak pada titik nol. Umumnya pada instrument ukur elektronik, dimana sinyal umumnya pada rentang 4 mA s.d 20 mA. Istilah mereka adalah 'live zero'. Titik nol bukan pada angka nol.

Kita semua mungkin akan tetap menterjemahkan kedua terminologi Range dan Span ini dalam satu ucapan teknis keseharian yang sama yaitu Rentang. Tapi paling tidak penjelasan diatas bisa menjadi gambaran tentang kedua makna yang berbeda, dan pentingnya mengapa keduanya dibuat makna yang berbeda.

(bersambung)

Pitoyo Amrih

Ada sebuah perusahaan fiktif bernama PT MAJU. Perusahaan ini memproduksi air mineral dalam kemasan gelasplastik. Mesin yang dimiliki perusahaan ini adalah mesin pembentuk gelas plastik sekaligus mengisi air mineral, sebanyak dua unit.

Bulan ini pesanan begitu meningkat. Bagian pemasaran yang telah berhasil melakukan promosi membuat bagian produksi jungkir-balik selama dua puluh empat jam menjalankan mesinnya untuk mengejar permintaan bagian pemasaran. Dan sudah terlihat di depan mata, bulan depan pesanan bagian pemasaran naik 30 % dari bulan sekarang. Sementara bulan ini mesin telah jalan siang malam, bahkan minggu pun masuk untuk mengejar kekurangannya.

“Gila! Harus segera saya usulkan membeli satu unit mesin lagi untuk mengejar permintaan bulan depan,” teriak Pak Joni, sang kepala produksi. “Dan awal bulan depan mesin itu sudah di sini..!” imbuhnya.   ...selengkapnya

Bookmark This

Follow Us

Powered by CoalaWeb

 

KupasPitoyo, KumpulanTulisan Pitoyo Amrih, yang juga berbicara tentang Pemberdayaan Diri, ..pemberdayaan berkesinambungan bagi diri sendiri, keluarga, dan bangsa... khususnya melalui budaya... selengkapnya..

Pitoyo Amrih.... terlibat aktif dalam perumusan penerapan konsep-konsep TPM (Total Productive Maintenance) di perusahaan tempatnya bekerja. Juga pernah memimpin kajian dan penerapan rumusan OEE (Overall Equipment Effectiveness) yang bisa.....  ...selengkapnya